Selasa, 26 Juni 2012

Kewajiban Muslim Terhadap Islam


Kewajiban muslim terhadap islam:
1.Muslim Meng-ilmui Islam
Setiap muslim wajib dan muslimat mengimani, meyakini kesempurnaan dam kemutlakkan kebenaran islam sebagai suatu system hidup, sebagai satu kebulatan ajaran yang universal dan eternal.
2.Muslim Meng-ilmui Islam
setiap muslim dan muslimat wajib memperluas dan memperdalam ilmu pengetahuan (pengeertian, pemahaman, penghayatan, dan pengamanan) tentang islam dalam segala segimya, sesuai dengan kemampuannya, setiap kesempatan, terus temerus, sampai mati.
3.Muslim Meng-amalkan Islam
Setiap muslim dan muslimat memanfaatkan iman keyakinannya dan ilmu pengetahuan tentang islam dalam amal perbuatannya sehari-hari.
4.Muslim Men-Da’wahkan Islam menyampaikan kepada yang lain / memberi tahu)
Setiap muslim dan muslimat wajib mendakwahkan islam, sesuai dengan kemampuan dankesanggupan masing-masing, sesuai dengan profesi dan dedikasinya masing-masing, kepada orang lain, baik orang islam sendiri maupun orang yang tidak atau belum beragama islam.
5.Muslim sabar dalam islam
Setiap muslim dan muslimatharus bersabar (tabah lahir dan batin) menerima segala resiko sebagai konsekwensi orang yang mengimani islam, mengilmui, islam,mengamalkan islam, dan menda’wahkan islam dari segala tantangan.

Metologi mempelajari agama islam:
1.Islam harus dipelajari dari sumbaernya yang asli yaitu Al-Qur’an dan assunnah Rasulullah s.a.w. yang sahih
2.Islam harus dipelajari integral, menyeluruh sebagai suatu kesatuan yang bulat. Bukan secara sebagian saja.
3.Islam harus dipelajari dari kepustakaan yang ditulis oleh Ulama besar, pemimpin islam sendiri. Silam adalah agama Allah swt. Yang diwahyukan kepada Nabi Muahmmad saw.
4.Jengan mempelajari islam lewat kepustakaan / atau tulisan orang-orang yang memusuhi islam, terutama bagi orang yang baru memulai mengenal islam atau sebagaipangkal tolak mengenal islam. Orang yang memusuhi islam itu seperti kaum orientasi barat.
5.Yang dipelajari adalah agama islam itu sendiri, bukan semata keadaan umat pemelukislam itu. Ajaran islam sendiri Qur’an dan sunnah, jelas mutlak baik dan benar,

Penyimpangan aqidah dam solusinya:
Penyimpangan dari aqidah yang benar adalah kehancuran dan kesesatan. Karena aqidah yang benar merupakan motivaror utama bagi amal yang bermanfaat.
Sebab-sebab penyimpangan dari aqidah shahihah adalah;
1.Kebodohan
2.Ta’ashshub (fanatic)
3.Taqlid buta
4.Ghuluw (berlebihan)
5.Ghaflah (lalai)
6.Pada umumnya rumah tangga sekarang ini kosng dari pengarahan yang benar (menurut islam).
7.Enggannya media pendidikan dan media informasi melaksanakan tugasnya.
Cara-cara menanggulangi penyimpangan aqidah:
1.Kembali kepada kitabullah dan sunnah rasullullah, untun mengambil aqidah shahihah. Sebagaimana para salaf shalih mengambil aqidah mereka yang kedua.
2.Memberi perhatian pada pengajaran aqidah shahihah, aqidah salaf, di berbagai jenjang pendidikan.
3.Harus ditetapkan kitab-kitab salaf yang bersih sebagai materi pelajaran.
4.Menyebar para da’I yang meluruskan aqidah umat islam dengan mengajarkan aqidah salaf serta menjawab dan menolak seluruh aqidah batil.

Makna syahadat:
Yaitu beri’tikad dan berikrar bahwasanya tidak ada yang berhak disembah dan menerima ibadah kecuali Allah SWT. Mentaati hal tersebut dan mengamalkannya. La ilaaha menafikan hak penyembah dari selain Allah, siapapun orangnya. Illallah adalah pematapan hak Allah semata untuk dismbah.

Syirik:
Syirik adalah mempersekutukan Allah Swt dengan makhluknya, baik dalam demensi ububiah, mulkiah maupun ilayah, secara langsung atau tidak, secara nyata ataupun terselubug. Orang yang berbuat syirik disebut: musrik
Syirik adalah lawan dari tauhid, lawan dari islam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar